Depok, Birdaily.com – Gelaran lomba burung berkicau yang bertajuk “Anniversary Bang Edo” sukses menjadi magnet bagi ratusan kicaumania. Dihelat pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, kompetisi yang menempati lokasi legendaris di Lapangan Taman Merdeka Arena (TMA), Depok, ini berlangsung meriah dan dipadati peserta sejak sesi awal.

Menyuguhkan total 22 kelas yang berfokus pada dua kelas neraka, Murai Batu dan Cucak Hijau, atmosfer persaingan begitu terasa. Terbukti, hampir di setiap sesi yang dimainkan, pemandangan gantangan nyaris full-full tanpa celah.
Apresiasi dari Sang Owner
Kesuksesan gelaran ini memicu rasa syukur yang mendalam dari pihak penyelenggara. Panji, selaku owner Taman Merdeka Arena, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas yang telah hadir meramaikan acara.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran para kicaumania di lomba hari ini. Selamat kepada para pemenang yang telah menorehkan prestasi, dan bagi rekan-rekan yang belum beruntung hari ini, jangan berkecil hati. Kami tunggu kehadiran Anda kembali di gelaran rutin TMA yang diadakan setiap hari Senin, Kamis, dan Sabtu,” ujar Panji di sela-sela acara.
Sengitnya Jalannya Laga: Hujan Tembakan di Kelas Murai Batu
Banyaknya burung-burung mewah yang turun gunung membuat tensi persaingan di kelas Murai Batu dan Cucak Hijau menjadi sangat ketat.
MB Kakap Merah Gebrak Sesi Pembuka
Pertarungan langsung memanas sejak babak awal. Di kelas utama pembuka, Murai Batu TMA A (Tiket 220k), perhatian juri dan penonton langsung tersedot oleh performa apik Kakap Merah. Murai Batu milik Teddy Depok dari Leopard BC ini tampil kesetanan. Dengan gaya tarung yang ngotot, Kakap Merah sukses memamerkan materi tembakan lagu yang sangat variatif ditunjang dengan durasi kerja yang mumpuni. Tanpa ragu, juri yang bertugas langsung menancapkan bendera koncer merah mutlak di bawah nomor gantangannya.

Aksi Spektakuler MB Muda Taliban Milik Ki Ronggo (Double Winner)
Persaingan yang tidak kalah menegangkan tersaji di kelas Murai Batu Muda. Ki Ronggo, sosok kicaumania lawas yang sudah malang-melintang di dunia perburungan, tampak hadir membawa amunisi andalannya, Murai Batu Taliban.

Turun di kelas Murai Batu Muda Exclusive (Tiket 170k), Taliban tampil digdaya dan sukses mengunci gelar juara 1. Tren positif ini berlanjut saat ia kembali diturunkan di kelas Murai Batu Muda Sukmajaya (Tiket 55k). Di kelas ini, Taliban harus berbagi poin sama dengan rivalnya hingga memaksa terjadinya adu tos dadu. Dewi fortuna tampaknya berpihak pada Ki Ronggo; Taliban berhasil mendapat nomor kecil dan resmi menyabet gelar juara 1 untuk kedua kalinya (Double Winner).
MB Gempar Jaga Gengsi “Akamsi”
Tensi memuncak saat kelas Murai Batu TMA B (Tiket 220k) dimulai. Ogah dipermalukan di kandang sendiri dan demi menjaga nama baik kota (Anak Kampung Sini/Akamsi), Bintang Selatan Depok yang mengandalkan Murai Batu Gempar tampil habis-habisan. Menunjukkan mental juara dan kualitas di atas rata-rata, Gempar sukses membuktikan taringnya dengan naik ke podium tertinggi sebagai Juara 1.

Amunisi Umi Kasum Tetap Tebar Pesona
Ada pemandangan menarik di kelas Murai Batu Muda. Terpantau amunisi milik tokoh kicaumania papan atas, Umi Kasum, turut memanaskan persaingan. Meski sang pemilik tidak hadir langsung di lapangan dan hanya dikawal oleh sang perawat, amunisi muda yang diberi nama “Bocil” ini tetap tampil maksimal. Berhadapan dengan burung-burung prospek lainnya, MB Muda Bocil sukses membawa pulang trofi kemenangan dengan meraih Juara 2 dan Juara 3.

Secara keseluruhan, gelaran Anniversary Bang Edo di Taman Merdeka Arena sukses menyajikan tontonan berkelas sekaligus menjadi bukti bahwa geliat dunia kicaumania di Kota Depok, khususnya di kelas Murai Batu, masih menjadi salah satu yang paling bergengsi dan kompetitif. (Red)



