
Birdaily.com – Persaingan di kelas ekor panjang tingkat nasional kembali memanas. Kali ini, Lapangan Royal King Arena menjadi saksi bisu ketangguhan salah satu talenta muda berbakat, Murai Batu (MB) Teror, dalam gelaran tahunan bergengsi Media Award yang ke-4 bersama penjurian Mahadewi.

Turun di kelas Murai Batu Muda, amunisi andalan Mr. Arief Kedai Fatimah ini tampil begitu mencolok. Sejak awal digantangkan, MB Teror langsung tancap gas dengan durasi kerja yang mumpuni. Tidak hanya menang di stamina, burung ini juga memanjakan telinga para juri dan penonton lewat irama lagu yang variatif dan “aduhai”.
Kombinasi antara materi lagu yang mewah dan kestabilan di atas gantangan membuat sang pengadil dari juri Mahadewi tidak ragu-ragu menancapkan koncer merah mutlak di bawah nomor gantangannya.

Kombinasi antara materi lagu yang mewah dan kestabilan di atas gantangan membuat sang pengadil dari juri Mahadewi tidak ragu-ragu menancapkan koncer merah mutlak di bawah nomor gantangannya.
Rekor jejaknya pun terbilang impresif karena mampu bersaing di berbagai lintas Organisasi (EO) besar, di antaranya: Allstar Arena, SPM, KMM, Dewa Sakti, Masterpiece dan yang terbaru di Mahadewi

Kestabilan yang ditunjukkan MB Teror di usia mudanya mengisyaratkan bahwa burung ini merupakan ancaman serius bagi para rival di masa depan. Jika performanya terus terjaga, bukan tidak mungkin MB Teror akan menjadi salah satu legenda baru di kancah perlombaan burung berkicau tanah air.

“Semoga kestabilannya terus berjalan mulus dan tetap konsisten di jalur juara,” ungkap salah satu rekan hobi di lapangan. Selamat untuk prestasi gemilang yang telah diraih oleh Pak Arief Kedai bersama Murai Batu Muda Teror!



