Birdaily.com – Gelaran Kopdar KMM ke-55 yang berlangsung di Lapangan Balekota Arena, Tangerang, pada Minggu (15/03/26) kembali menjadi ajang pembuktian bagi burung-burung kualitas wahid. Di tengah suasana menjelang hari raya dan momen ngabuburit, persaingan di kelas Murai Batu berlangsung sengit, mempertemukan jagoan-jagoan papan atas dari se-Jabodetabek.

Di antara deretan kicaumania kawakan yang hadir, sosok Memed Kobac tampak menjadi sorotan. Memed yang sudah tidak asing lagi namanya di belantika burung berkicau nasional, hadir membawa amunisi andalannya, yaitu Murai Batu Assura.

Turun di sesi pertengahan Kopdar KMM kelas Murai Batu Guyub Rukun (Tiket 550), MB Assura langsung menunjukkan tajinya. Bersaing dengan gacoan-gacoan ternama se-jabodetabek, Assura tampil dengan gaya tarung yang impresif dan materi lagu yang variatif.
Meskipun persaingan sangat ketat, Assura berhasil mencuri perhatian juri dan mengamankan posisi Juara 4. Hasil ini menjadi bukti bahwa Assura tetap stabil meski harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh yang kerap merajai podium Jabodetabek.

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, Memed Kobac kembali menurunkan Assura di kelas Murai Batu Tangerang (Tiket 350). Seolah makin “panas” dan mendapatkan ritme terbaiknya, penampilan Assura di sesi ini jauh lebih dominan.

Volume yang tembus serta durasi kerja yang rapat membuatnya tak terbendung. Alhasil, bendera koncer A mutlak tertuju pada gantangan Assura, yang sekaligus mengukuhkannya sebagai Juara 1.
Keberhasilan MB Assura di Kopdar KMM ke-55 ini semakin mempertegas konsistensi Memed Kobac dalam mencetak dan mengawal burung jawara. Tak hanya sekadar memburu prestasi, kehadiran beliau juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar penghobi di tengah bulan suci.

KMM (Komunitas Murai Mania) sendiri memang dikenal sebagai salah satu barometer lomba dengan penjurian yang ketat dan transparan, sehingga setiap kemenangan di arena ini memiliki gengsi tersendiri bagi para pemiliknya.



